About

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Juni 2012

0 Diammu Aku Meragu

Puisi
Ku tak mengerti
Aku tak bisa pahami
Akan arti semua ini
Seumpama teka teki

Kau diam membisu
Bagaimana aku tahu
Dalamnya hatimu
Sungguh aku meragu

Ungkapan isi hatimu
Tak seperti tingkahmu
Untuk apa kau lakukan itu
Buat bimbang di hatiku

Sampai kapan aku meragu
Bila terus diam begitu
Katakan apa maumu
Hingga aku paham bahasamu

Jelaskan isi hatimu
Nyatakan ungkapanmu
Jangan buat risau hatiku
Dalam diammu aku meragu

by bidadari anggrek biru

0 HILANG

Kini kau pergi
Tiada bisa lagi ku temui
Tinggalkan sangkar hati
Sendiri tak berpenghuni


Kau kini hilang
Terbang dan melayang
Membawa segenggam impianku
Membekaskan segala kenanganmu

Kini terasa sunyi hidupku
Malamku tanpa cahaya cintamu
Lenyap di balik kelambu
Hanya titik bening kesepianku

Kemanah rindu ini kau bawa pergi
Bertengger dimana cengkeraman hatimu
Adakah aku dalam ingatanmu
Ataukah kau telah melupakanKu

By Bidadari Anggrek Biru

0 Hasrat Tak Tertahankan

Hati semakin bergejolak
Fikiran hendak memberontak
Semakin kurasa
Semakin menyesakkan dada
Di luar batas kesadarannya


Ku tak bisa menahan
Serangan dingin pada dinding tulang
Hingga membuat rasaku makin terpojokkan
Nafas tersetak tak karuan

Cintamu membunuhku
Menghentikan detak jantungku
Tatapanmu sungguh membuatku
Makin tak berdaya aku di hadapanmu

Ku semakin tak berdaya
Atas hipnotis cinta
Yang semakin lama
Membuatku jatuh dalam panah asmara

Mendekap dalam relungnya sukma
Menjalin cinta dalam satu rasa
Ikatan suci nan setia
Atas restu Yang Maha Kuasa

Senin, 19 Maret 2012

0 Teriris Luka



Ditengah malam syahdu nan pekat
 Ku teringat pada mu, bayangmu
 Selalu melintas di kelopak mataku
 Ku coba untuk melupakanmu

Namun bayang mu, trus menghampiriku
 Sunyiku kau tabur bunga rindu
 Kau bagai angin yang sejukkan
 Jiwa ragaku…

Namun kini, sia-sia sudah mahligai cintaku
 Mimpi indah tiada lagi, sirna terbakar
 Kayu arang abu…
 Ku coba bertanya pada malam
 Dia membisu

Angin berlalupun, tak memberikan
 Jawaban,,
 Hanya satu yang terucap
 Mengapa aku mencintaimu…

Dan mengapa aku terlahir untuk terluka…
 Ku sadar, cinta tak harus memiliki
 Tapi ku tak bisa, ku tak rela
 Mungkin ada yang lebih dariku….

Sampai datang masa pertemukan kita
 Untuk kembali, atau terpisah selamanya…
 Sungguh hina diriku
 Mencintai orang yang tak mencintai ku
 Dan takkan pernah menyayangiku..

Mengapa aku di pertemukan denganmu
 Musim gugur dihatiku…
 Seakan tumbuh bersemi
 Titian cintaku pupus begitu saja

Tiadakah iba dihati mu…
 Tiadakah rasa ntuk ku….
 Kau berlalu menuju impian mu yang baru..

Rinduku sudah kau lara…
 Sayang ku kini t’lah kau buang
 Mungkinkah aku tercipta
 Hanya untuk disakiti dan dihina???

Apakah ini suatu cobaan untukku??
 Apakah ini suatu goresan hati yang luka??
 Yang tak bisa sembuh
 Walau penawar vdari mana pun…

Semoga kau bahagia
 Tanpa sosok bayanganku…

Selasa, 06 Maret 2012

0 Pertemuan

Ku duduk terdiam di taman
Memandangi indah nya pemandangan
Dan ku mulai menemukan seseorang
Yang membuat hati ku ini riang gembira


Dimanakah???
Siapakah???


Ku mulai menatap wajah nya
Yang penuh dengan kepastian
Yang membuat hati ini
Semakin tak tenang


Akankah ku mulai semua ini
Dengan rasa yang tak semesti nya
Rasa yang selalu membuat hati ku senang
Dan selalu menyemangatkan ku


Tapi..??? Akankah dia juga merasakan
Merasakan apa yang sedang aku rasakan
Kehangatan yang selalu menyelimuti diriku
Yang beku oleh dingin nya angin


Inilah rasa nya
Merasakan Pertemuan Pertama
Pertemuan yang selalu
Membuatku sadar??


Sadar akan datang nya rasa CINTA
Cinta yang akan ku kenang
Selama hidup ku :)


Namun cinta itu harus terbagi
Ketika ku merasakan kehangatan dalam hatiku
Entah kenapa
Entah mengapa
Datang seekor merpati yang singgah di hati ini


Merpati yang singgah di hati ini ternyata sudah mempunyai mawar
Mawar yang akan slalu membuat dia bahagia dan tersenyum


Egoku tidak bisa di kelabui dengan ucapanku
Egoku slalu berkata aku juga ingin berlabuh di hatimu sang Merpati
Aku sadar aku bukan siapa-siapa
Namun hal tersebut tidak akan membentengi rasa ini


Lambat waktu akhirnya sang Merpatipun kembali kepada Mawar
Walaupun berat namun itulah yang harus terjadi..


I hope you are happy with him....


Hanya itu yang bisa aku ucapkan....



0 Cinta Yang Hilang

Semilir angin kian lembab
Lahirkan titik titik embun diujung dedaun
Jangkrik bersiul merdu
Sayup suara Ku Ku si burung hantu
Suasana malam yang kian pekat nan senyap
Temaniku dalam pilu

Aku tergugu
Gejolak rindu seolah membeku
Rembulan yang tinggal separuh
Mengintip dari celah jendela kamarku
Dia pun terlihat agak sendu
Meski tetap tersenyum merayu
Seolah dia tahu gundahku
Oh rembulan
Tahukah engkau diujung langit mana dia terbang
Tak satupun nampak jejak juga bayang
Masihkah rindu ini harus ku genggam
Hingga sampai saat itu menjelang

Aku mencintainya sepenuh hati
Amat merinduinya meski telah pergi

Ku hanya ingin bertatap
Walau hanya sekejap
Namun itu takkan mungkin terjadi
Tidakkah seharusnya rasa ini telah mati
Dan sirna dari hati ini
Namun dia tetap bertahta di palung sanubari

0 Cukup Sampai DiSini

Kebohongan itu begitu itu indah saat keluar dari bibirmu,..
Penghianatan itu terlihat sangat wajar jika kamu yang melakukannya,..
Begitu mudah kau kuburkan cerita indah kita..
Begitu mudah kamu berkata… kita “cukup sampai disini”.

Aku seperti kehilangan kaki untuk berdiri
Aku seperti kehilangan mata untuk melihat

Bagaimana cara aku melupakan kamu…
Harus dimana aku tempatkan diri ini jika bertemu kamu…
Yang aku tau, janji dan impian kita tak mungkin lagi bisa terwujud,..
Yang aku tau semua hal yang dulu manis, kini berubah menjadi sangat menyakitkan..

Entah mengapa kamu berubah hati padaku..
Entah mengapa tak ada kesempatan kedua untukku..
Entah mengapa begitu mudah kamu putuskan cinta kita..
Bahkan entah mengapa sampai saat ini kamu tak pernah katakan, apa salahku..

Padahal sudah kugantungkan seluruh harapanku padamu..
Padahal sudah kuserahkan segalanya untuk kamu..
Walau kadang terkesan hati ini mengiba atas cintamu..
Entahlah, mungkin memang semua ini harus berakhir sampai disini..

Mengapa aku berfikir, jalan ini terlalu pahit dan rumit untuk kulalui…
Mengapa kadang aku berfikir tak ada lagi hari yang harus aku lalui..
Apakah harus kuakhiri hidup sampai disini..
Mungkin, lebih baik aku mati…

Aku kecewa..
Aku putus asa..

0 Biarkan Aku Pergi

Aku bukanlah embun pagi yang ada ketika kamu
Membuka jendela kamar dikala pagi
Aku bukanlah lagu penuntun tidurmu
dikala kamu mulai terlelap dan tidur

Tapi kenyataannya apa ?
kamu liat Aku sekarang?
Aku bagaikan daun yang terhempas angin
tanpa tahu kemana arah dan tujuan aku pergi

Biarkanlah aku pergi jauh
meniggalkan semua kenangan tentang dirimu
walaupun itu aku tidak akan lupa
akan dirimu dan semua kenangan yang kau berikan

aku harap kemana sajaku pergi
kamu akan ingat slalu ingat setiap kata, ucapan
dan tentang semuanya yang pernah keluar dari bibirku
dan semua hal dan sikapku terhadapmu semata-mata
karena aku sangat sayang dan cinta kepadamu .

0 Derai Derai Cemara

cemara menderai sampai jauh
terasa hari akan jadi malam
ada beberapa dahan di tingkap merapuh
dipukul angin yang terpendam


aku sekarang orangnya bisa tahan
sudah berapa waktu bukan kanak lagi
tapi dulu memang ada suatu bahan
yang bukan dasar perhitungan kini


hidup hanya menunda kekalahan
tambah terasing dari cinta sekolah rendah
dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan
sebelum pada akhirnya kita menyerah


Pengarang ==>> khairil Anwar

0 Cintaku Jauh Di Pulau

Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak ‘kan sampai padanya.

Di air yang tenang, di angin mendayu,
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
“Tujukan perahu ke pangkuanku saja,”

Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!
Perahu yang bersama ‘kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,
kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri.

Pengarang =>> Khairil Anwar

0 Aku

Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi

Pengarang =>> Khairil Anwar

0 Sebait Rindu

Rinduku….
Menghimpit dadaku
Menyesakkan pembuluh darahku
menggetarkan sluruh nadiku

cinta yang sangat tak ku mengerti
cinta pada banyangan semu
pada hal yang tak pasti
pada sosok yang tak ku pahami

aku lelah, bosan,dan ingin pergi
tapi aku tak mampu
karena aku masih menyimpan rindu
rindu yang tak ku mengerti.

0 " Bernyanyi Dengan Rindu "

di sini
di antara kemeriahan dan bintang
aku memilih sunyi
di mana telah kutanam hektaran rindu untukmu
ketika malam berjatuhan
hingga terdampar di pagi

dan untuk kesekian kalinya
aku merasa kau begitu jauh
meski kita masih saling berteduh
di bawah langit yang sama

kekasihku...
jika kau percaya angin adalah satu
jika kau percaya samudera adalah biru
akan kunyanyikan rindu ini
lewat angin, lewat laut
lewat sunyi
dan denting malam

0 " DIA "


Dia…
Dia lembut seperti kapas
Dia indah bagaikan malaikat bersayap yang turun dari langit
Dia anugerah terindah yang ada di hidupku

Wajahnya meneduhkan jiwaku yang rapuh
Tutur katanya menenangkan hatiku yang bimbang
Senyumnya menghiasai hari – hariku
Dan canda tawanya menghangatkan suasana di hidupku

Aku mencintainya…
Aku menyayanginya…
Aku mengasihinya….
Sepanjang hidupku….

Karenanya aku bisa mengenal cinta
Karenanya aku mengerti artinya hidup
Dan karenanya pula aku dapat merasakan indahnya hidup
Terima kasih Tuhan…

Kau telah kirimkan dia untukku
Walau aku tak memilikinya
Aku bahagia telah mengenalnya

0 Sebuah pertanyaan

Add caption
Sebuah pertanyaan di kepalaku selalu datang


Dimanakah aku menghindarinya?


Apakah segala pengetahuan ini benar?


Dari bintang yang bertaburan


Memungkinkan segalanya! Ukuran dan logika bukan sejati {sejati bagi manusia}


... Ada suatu tempat dimana telah tertulis segalanya….

Tidak terjangkau oleh segala pengertian kita manusia

Pengendali segalanya tersembunyi di tempat terdamai

Yang disana hanya ada segala yang tidak tertangkap oleh apapun {Alloh mengetahui yang ghoib}

Sebelum keabadian , cerita damai ini ada {khayalan}

Tak seorangpun yang bisa berbicara menanggapinya

Mereka bersemayam di tepi-tepi kesunyian

Begitu kedamaian menjemputmu

Keabadian akan menyatu dengan segala bentuk dirimu {prasangka}

Apakah aku termasuk orang tertipu atau keliru? {ya}

Bersama cerita damai yang tak menuntut makna aku berjanji melebur

Menembus alam tak terkenali, menemukan sang pengendali {Alloh lah pengendali, dzatNya ada di atas langit}

Yang tak akan hadir walaupun di beri peluang ada {Alloh akan menampakkan diri di akherat kelak bagi hambaNya yang dirahmati}

Di tempat-tempat tidak ada itu bersemayam dan menertawakanku {prasangka}
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Jiwa Muda Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates